Pages

Rabu, 26 Februari 2014

Based on song "Biarkan" by Meltic Indonesia
Hari terus berjalan tanpa kusadari kini kau telah pergi, tak bisa kuharapkan kau akan kembali kini kau tak peduli.

Selama aku masih bisa menikmati mentari pagi ini yang setia menemaniku hingga akhir waktu dan kau pun semakin berlalu. 

Biarkanlah kau nikmati sendiri kan ku lupakan semua tentangmu, dan biarkan waktu yang menentukan setiap langkahku yang akan aku lewati. 

Aku tetap tersenyum walau tanpa dirimu disisiku....


Hey, ga terasa ya, sudah hampir setahun. Kamu pasti bangga padaku, aku bisa berpergian sendiri tanpa perlu memintamu menemani atau sekedar mengantar. Aku bisa melakukan hal yg biasanya selalu kamu lakukan untukku, bahkan hal simple seperti meloundry baju. 

Dan aku kini layaknya burung yg mengepakkan sayapnya mengikuti kemana nalurinya pergi, tanpa ada yg membatasi. Burung itu hinggap di tanah hingga karang, untuk sekedar belajar untuk terbang lebih dan lebih tinggi. 

Ah, terlalu banyak yg kulalui setahun ini, kurasa tak begitu menarik untukmu. Hey, bagaimana harimu? Indah bukan tanpa gadis manja dan pemarah yg selalu merengek dan merepotkanmu? Tapi kurasa aku memberimu pengalaman untuk menghadapi beberapa gadis yg datang dan pergi setelahku itu.

 Yaa, semoga gadis yg sekarang bersamamu adalah yg terakhir. Sepertinya, dia bukan perajuk sepertiku. Hey, aku sangat tertarik dengan ceritamu, bolehkah? Ah tidak, aku tidak perlu tahu bukan? Itu hanya akan membuatku iri. Hey...

-Annisa Widya Pangestika-